Blog

Kenali 7 Jenis Pot, Tanaman yang Pas dan Plus Minusnya!

Pot tanaman bunga memiliki fungsi penting bagi kamu yang sedang menata tanaman hias di rumah. Pilihan pot yang tepat tidak hanya memperindah komposisi tanaman, tetapi juga mempengaruhi perkembangannya.

Ukuran, bahan dan desain pot perlu diakselerasikan dengan jenis tanaman. Sebagai contoh, jenis Aglaonema lebih tepat dengan pot ukuran kecil agar daunnya dapat bertumbuh maksimal. Sedangkan bunga gelombang cinta, tentu memerlukan ukuran pot lebih besar.

Yuk, kenali jenis pot dan kelebihan dan kekurangannya, penempatannya serta tanaman yang pas. Berikut 7 di antaranya!

1. Pot bahan plastik

Pot bunga bahan plastik – Foto/Moedah

Pot bahan plastik paling banyak dan mudah dijumpai di toko-toko. Model dan ukurannya juga bervariasi. Kelebihan utama jenis ini adalah harganya yang terjangkau dan bahannya awet alias tahan lama.

Bahan plastik juga menawarkan warna-warni sesuai selera. Selain itu, pot bahan plastik cocok untuk tanaman hias gantung dan tanaman apa saja. Kekurangan dari bahan ini adalah tidak terdapat pori-pori, jadi suhu di dalam pot bisa naik ketika panas terik. Sehingga membuat tanaman lebih cepat layu.

2. Pot Porselen

Pot porselen – Foto/Bibitbunga

Harus diakui bahwa pot Porcelain memang lebih mewah dan esklusif, sehingga sangat cocok tanaman indoor yang harganya mahal seperti Monstera. Jadi, pot porcelain cocok pada tanaman hias spesial dan tentu tak relevan pada jenis bunga yang biasa saja.

Kekurangan jenis ini tentu pada harganya yang mahal. Juga perawatannya yang cukup sulit. Di samping itu, kamu juga harus berhati-hati saat memindahkannya. Jangan sampai ada benturan yang membuatnya retak dan merusak tampilannya.

3. Pot bahan kayu

Pot bahan kayu – Foto/Gramho

Bila menginginkan tampilan yang sedikit klasik, yah pot berbahan kayu atau bambu bisa jadi pilihan. Jenis ini juga tentu lebih awet dan tidak mudah retak. Namun, jika ditempatkan di atas tanah akan mudah lapuk dan berayap.

Oleh sebab itu, pot bahan kayu boleh-boleh saja asal penempatannya tidak langsung di tanah atau air hujan. Semua jenis tanaman bisa pas dengan pot jenis ini.

4. Pot bahan tanah liat

Pot berbahan tanah liat – Foto/Bibitbunga

Jenis pot dan bahan tanah liar mungkin hanya bisa dijumpai di tempat khusus. Untuk jenis dengan ukiran khusus tentu lebih mahal harganya. Namun, kesan menariknya tidak bisa disembunyikan.

Jenis ini juga cocok segala jenis tanaman hias bahkan untuk buah-buahan berpohon kecil. Kamu juga bisa menemukan aneka bentuk dan ukurannya sesuai kebutuhan. Pot berbahan tanah liat membuat air tetap merembes, jadi tidak diberi lapisan apapun.

Selain itu, sirkulasi udaranya juga sangat bagus sehingga tanaman dapat tumbuh maksimal. Kelemahannya tentu pada ketahanannya. Jenis ini akan mudah pecah dan retak. Bahkan sekali ada keretakan akan rusak total seketika. Akar tanaman yang membesar juga jadi masalah yang membuatnya retak perlahan.

5. Pot bahan semen

Pot bahan semen – Foto/Weebly

Pot berbahan semen juga bisa jadi pilihan kamu dalam merawat tanaman idaman. Selain tahan lama, harganya juga relatif terjangkau bahkan bisa dibuat sendiri. Jenis ini juga menyerap air dengan baik, jadi membuat suhu di media tanah tetap terjaga.

Kekurangannya tentu pada bobotnya yang berat jadi agak sulit melakukan modifikasi tata letak setiap saat. Untuk bahan ini, sangat cocok untuk jenis bunga-bunga beranting atau cocok pula untuk menanam bunga lidah mertua.

6. Pot dari drum bekas

Pot dari drum bekas – Foto/Bibitbunga

Pot dari drum bekas tentu ide unik. Media ini tentu cocok untuk menanam buah, sayur atau tanaman hias daun.

Agar tampilannya menarik, drum bisa diwarnai atau ditambahkan gambar-gambar lucu-lucu.

Biasanya pot drum bekas yang berukuran bekas, dibelah menjadi dua kemudian di bagian bawahnya diberi lubang sebagai jalan keluarnya air. Pot berbahan ini tentu tahan goncangan dan murah. Namun, untuk waktu lama, bisa berkarat dan meracuni tanaman.

7. Pot dari sabuk kelapa

Pot dari sabuk kelapa – Foto/Tokopedia

Saat ini lagi tren pot dari bahan sabuk kelapa karena bentuknya yang alami dan lebih otentik. Pot jenis ini sangat cocok untuk jenis tanaman gantung seperti angrek. Selain itu, pot ini juga awet dan membuat sirkulasi udara tanaman berjalan baik sehingga mendukung perkembangannya.

Kelemahannya tentu karena agak kurang pas ditempatkan bersentuhan langsung dengan tanah.

Itulah 7 jenis pot, tanaman yang pas plus kelebihan dan kekurangannya. Selain jenis ini, kamu juga dapat memilih pot yang dibuat dari daur ulang sampah seperti kemasan produk sehari-hari atau pot dari limbah popok.

Semoga bermanfaat!

Artikel ini dari Klikhijau.com dengan judul: Kenali 7 Jenis Pot, Tanaman yang Pas dan Plus Minusnya! https://klikhijau.com/read/kenali-7-jenis-pot-tanaman-yang-pas-dan-plus-minusnya/